Pages

Minggu, 23 Mei 2010

PERAN WAMOT ADMINISTRASI

Apa peran strategis peran seorang WAMOT administrasi dalam sebuah training? Terkadang di training kita seorang wamot administrasi tidak lebih dari seorang yang menge”print” lembar – lembar angket dan lembar – lembar lainnya.

Menurut saya seorang WAMOT administrasi mempunyai keunikan sendiri. Kenapa? Bukan karena saya menyukai n menikmati hal – hal yang berbau administrasi. Mungkin kita sering bertanya sebenarnya apa sih tugas dari wamot administrasi?? Apakah hanya sebagai tukang print administrasi training dan sebagai notulen ketika rapat instruktur dalam sebuah training?

Kalo antum ditanya pertanyaan ini, apa yang antum jawab??, kalo saya ditanya seperti ini, pasti langsung ana jawab “tidak !!” peran wamot administrasi lebih dari itu.

Kalo kita merujuk dari buku training yang dibuat LPL (sekarang bernama DTC), tugas wamot administrasi itu adalah mempersiapkan seluruh kelengkapan administrasi training serta mengamati dan memeriksa jalannya administrasi selama training berlangsung, meliputi :
- Formulir pendaftaran peserta
- Format Wawancara Peserta
- Formulir Registrasi Ulang Peserta
- Presensi Instruktur
- Presensi Peserta
- Pengamatan Verbal
- Pengamatan Non Verbal
- Pengamatan Terhadap Materi
- Evaluasi Instruktur
- Evaluasi Peserta
- Evaluasi Aktivitas Harian Peserta
- Evaluasi Materi & Pemateri
- Biodata Pemateri
- Ringkasan Materi
- Daftar Pendampingan Peserta

Sejauh pemahaman saya n dilengkapi dengan berbagai referensi, saya coba menyimpulkan beberapa peran dari WAMOT administrasi

1. Seorang WAMOT administrasi harus mampu mengatur dan menyiapkan segala hal kelengkapan administrasi.
2. Mengkoordinir setiap instruktur yang bertugas (pendamping dan pengamat) dalam hal admnistrasi.
3. Selalu berada dilokasi training sebagai tempat bertanya fungsi – fungsi dari kelengkapan admnistrasi. Untuk itu seorang WAMOT administrasi harus menjadi orang yang paling paham tentang kelengkapan administrasi.
4. Bertindak sebagai ”pengamatnya” instruktur pengamat.
5. Memeriksa jalannya administrasi selama training berlangsung
6. Selalu siap sedia menjadi instruktur pengamat apabila yang bertugas berhalangan.
7. Sebagai pemantau baik kondisi peserta maupun intruktur karena seoarang WAMOT administrasi-lah, yang mengumpulkan berbagai lembar evaluasi n keadaan

Walaupun seorang wamot administrasi menjadi pilihan terakhir tuk menggantikan MOT yang berhalangan hadir sebagai pemilik hak tertinggi dalam sebuah training (pendapat kebanyakan orang) tetapi wamot administrasi juga mempunyai harga yang tinggi dalam sebuah training.
Walaupun dalam suatu training mempunyai wamot materi yang bertugas tuk menyiapkan TOR tetapi yang mengetahui materi itu tersampaikan atau tidak adalah wamot administrasi.
Walaupun dalam suatu training mempunyai wamot intruktur yang bertugas tuk mendistribusikan setiap tugas instruktur (mulai dari kehadiran, disiplin n performance dalam forum) tetapi wamot administrasi yang mengetahui kehadiran instruktur karena yang menjalankan n memeriksa presensi adalah wamot administrasi n juga mengetahui perfomance dari lembar pengamatan.

Kesimpulan >> jangan anggap enteng peran wamot administrasi ya...



by RIDHO AFFANDI SIMANUNGKALIT: ketua UKMI Ad-dakwah USU..

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Peranan WAMOT sangat utama hingga akan mempengaruhi kinerja team. dan benar memang tidak sekedar juru print Dan jobnya ternyata banyak juga. Salam kenal dari kami . Blog yang bagus . Sebaiknya disosialisasikan dengan narablog lain. agar bisa saling berbagi ilmu. Salam dari kami .Di tunggu kunjunganya

Posting Komentar

Logo Dakwah Training Center UKMI Ad-dakwah USU